Tampilkan postingan dengan label Naskah Drama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Naskah Drama. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Juli 2019

Berkah dari Hidup Hingga Terkubur | Video Pentas

Pentas teater Berkah Dari Hidup Hingga Di Kubur karya Rahadih Gedoan, Bidang Lomba Teater FLS2N Seleksi Kota Manado, tanggal 17 Mei 2019.

Melalui pentas ini Sanggar Seni SMEK4 SMK Negeri 4 Manado mewakili Kota Manado pada ajang seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Utara 2019.

Kamis, 19 Desember 2013

Nada-Nada Akhir Tahun

Naskah eksplorasi kedua ide monolog Bawobo yang berjudul Nada-Nada Akhir Tahun karya Ie Hadi G yang dimainkan 11 orang ini belum dipentaskan. Awalnya naskah ini diminta oleh Jemaat Getsemani Sakobar Manado untuk dipentaskan pada Perayaan Natal Jemaat Getsemani Sakobar akhir Desember 2013, namun tanpa alasan yang jelas tidak jadi digunakan. Padahal membuat naskah ini telah mengeluarkan banyak 'energi' seperti beberapa bungkus rokok, beberapa gelas kopi, beberapa botol Orange Water, biaya listrik, kekurangan waktu tidur, badan pegal, dan hal-hal lainnya. Akhirnya aku menyadari bahwa tidak semua kegiatan penulis bisa berakhir mulus. Sekalipun energiku tidak terganti, tapi kepuasan menuliskan ide-ide yang berseliweran di kepala cukup membuatku tersenyum. Berikut ini naskahnya:

Rabu, 18 Desember 2013

Bawobo: Sebuah Konsep Monolog Multimedia

Bulan Desember 2012 lalu yang sering hujan itu, aku sowan ke rumah salah satu penyair Sulut, Iverdixon Tinungki. Dia sering kuanggap kakak, sahabat, dan kawan sendiri. Bahkan di rumahnya pun aku seringkali berlaku seperti di rumah sendiri saja. Saat berdua asik menyeruput Torabica Coffee di beranda rumahnya dan berseloroh seperti biasanya kami bila bertemu, dia membilang bahwa baru-baru ini muncul ide menarik untuk membuat sebuah konsep monolog.

Jumat, 13 Desember 2013

Getar Di Penjagalan

Salah satu adegan saat dipentaskan
Naskah drama yang dimainkan 10 orang dengan judul Getar Di Penjagalan karya Ie Hadi G ini merupakan naskah religius Kristiani yang bisa dipentaskan di momentum Natal, Paskah, atau acara religius lainnya. Disarankan bagi yang tertarik mementaskan karya ini agar bisa menghubungi penulisnya terlebih dahulu. Semoga anda dapat terberkati dengan adanya naskah ini.

TERAS Gondol Juara I

Pentas Teater Getar Di Penjagalan
Hasil Juara I dari keikutsertaan di lomba Festival Drama Natal Tingkat SMA/SMK Dan Generasi Muda yang diraih Teater Sastra (TERAS) pada even yang dihelat Taman Budaya pada 10-11 Desember 2013 disambut dengan senyum puas dan bangga oleh semua anggota Theater Club Manado. Pementasan dengan naskah Getar Di Penjagalan karya Ie Hadi G dan disutradarai oleh Karlita Eman ini berhasil menyabet hampir semua kategori, antara lain Aktor Terbaik, Aktor Pembantu Terbaik, Artistik Terbaik, dan Sutradara Terbaik.

Minggu, 20 Oktober 2013

Lomba Seni Gerejawi Kian Berantakan | Sebuah Catatan Pelaksanaan Pesta Seni Remaja GMIM 2013

Ada yang terus menggelitik perasaanku bila merenungkan masalah masa depan kesenian gerejawi akan seperti apa nantinya. Yang aku bicarakan di sini tentu merujuk ke wilayah geografis Sulawesi Utara (Sulut). Kesenian gerejawi di daerah ini bertumbuh selain melalui panduan liturgis dalam seremoni-seremoni peribadatan juga terstimulus dengan adanya pelaksanaan lomba di beberapa bidang, seperti Paduan Suara, Vokal Grup, Tarian Kreatif, Musik Band, Teater, Bintang Vokalia, serta Baca Mazmur - Kidung Agung. Bicara kekristenan di Sulut yang paling aktif melaksanakan lomba jelas harus mengacu ke denominasi gereja terbesar; Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Komisi Remaja dan Komisi Pemuda Sinode GMIM adalah komisi yang paling sering menghelat lomba setiap tahunnya. Kalau tidak salah ingat nama lombanya, yang satunya Pesta Seni Remaja (PSR) untuk kategori remaja dan satunya lagi Festival Seni Pemuda Gerejawi (FSPG) untuk kategori pemuda.

Minggu, 22 September 2013

Pangkunang

Salah satu adegan dalam Pangkunang
Menempuh perjalanan Manado - Bitung yang sejauh 45 menit dengan sepeda motor Honda Beat terasa cukup melelahkan. Namun capek di jalan akibat jauhnya jarak tempuh yang seringkali berpapasan truk konteiner itu terbayar ketika tiba di Gedung Kesenian Bitung (GKB) demi menyaksikan teater garapan Sanggar Tangkasi Bitung (STB). Lega hatiku sewaktu pertunjukan teater Pangkunang yang dijadwalkan pukul 18.00 Wita, jadi molor akibat masih menunggu kedatangan seorang pejabat, yang kalau tidak salah namanya Benny Mamoto. Seingatku dia baru saja pensiun namun tetap dikawal sejumlah anggota kepolisian. Tapi aku kebetulan tidak sementara memusingkannya. Konsentrasiku lebih tertuju kepada pertunjukan yang akan berlangsung.

Kamis, 12 September 2013

Usikan Nyamuk

Usikan Nyamuk
Naskah drama Usikan Nyamuk yang ditulis Ie Hadi G ini bisa dimainkan oleh 2 orang atau monolog. Pertama kali dipentaskan secara monolog pada tahun 2006 oleh seorang yang sampai saat ini aku sebut sebagai aktris berbakat: Ester Veronika Napitupulu,  yang memainkan peran ganda sebagai Nora, seorang cewek yang riang namun licik, serta tokoh Timadde, orang tua yang menderita cacat dan Parkinson. Kisah dalam drama ini mengangkat momok terbesar di dunia ini yaitu nyamuk.  Saat pertama kali dipentaskan secara monolog itu, kalau tidak salah ingat, yang memainkan tokoh figuran, yaitu Wawan 'Ulek' atau Gunawan Purnama dan Steve Chefiure atau Steve Sundamen. Berikut naskahnya:

Episode Jalan Kegetiran Magdalena

Naskah yang ditulis Ie Hadi G ini mengangkat tema religius. Naskah ini dimainkan 11 orang atau lebih. Tokoh-tokoh dalam drama ini adalah Mesias, Yohanes, Magdalena, Marta, Lazarus, Sosok 1, Sosok 2, Farisi, Ahli Taurat, dan Sosok-sosok.

Sinopsis Dunia Seonggok Kata


Dunia Seonggok Kata mengangkat kisah tentang dunia kanak-kanak dalam diri orang dewasa. Yusi Kidult menyangka semua penglihatannya hanyalah semata halusinasi-halunasi yang pada akhirnya mengalienasi pribadinya dari dunia sekitar akibat sangkaan imitasi realitas yang mendera jiwanya. Dia terlihat dominan pada dunia kanak-kanak. Tekanan pada jiwanya tersebut akhirnya mampu terjawab dengan kebenaran yang tidak terhalangi oleh ilusi, halusinasi, atau bahkan delusi.

Dunia Seonggok Kata

Naskah Dunia Seonggok Kata yang ditulis oleh Ie Hadi G ini merupakan drama bertema religius dan dimainkan oleh 7 orang. Pernah dipentaskan oleh Teater Jeune Amme Remaja GMIM Getsemani Sakobar Manado pada Agustus 2013 lalu. Saat pentas itu para pemain yang melakonkan tokoh-tokoh di dalam naskah ini antara lain: Zena Zaneta Boseke sebagai Yusi Kidult, Stevaldo John M. Soputan sebagai Bawobo, Sheva Pantow sebagai Bok, Olivia Maria Lintong sebagai Sens, Gaby Maria W. Tombokan sebagai Sosok Waktu, Novlyandro Natanael T. Binni sebagai Orang I, dan Vina Sarah Sondakh sebagai Orang II. Ini merupakan naskah pertama dalam rangka eksplorasi ide Bawobo sebagai sebuah monolog. Berikut ini naskahnya: 

Senin, 22 Juli 2013

Laut Berkawan Naga Memburu

Rekaman pertunjukan teater dengan judul Laut Berkawan Naga Memburu ini merupakan buah karyaku yang diangkat dari legenda Puang Katoan yang ada di Pulutan - Talaud, kampungku tercinta. Sayangnya hasil rekaman pertunjukan yang aku sutradarai ini hasilnya tidak terlalu bagus. Para aktor dan aktris yang terlibat di pertunjukan ini antara lain Huruwaty Manengkey, Leornardo Maasawet, Hence Makalew, Vicky Ketjil, Dean Joe Kalalo, Adetisye Tinungki, Andre Barahamin, Bobby Anggai, Jerry Neonbeni, Maikel Nadellam, dan Billy Katuuk.

Jumat, 07 Oktober 2011

Jalan-jalan Sunyi | Naskah Drama yang Dimainkan 7 Orang

Jalan-jalan Sunyi
Naskah drama atau teater ini berjudul JALAN-JALAN SUNYI, merupakan naskah drama/teater rohani yang dimainkan oleh 7 orang atau lebih. Naskah ini ditulis oleh IE HADI G dan merupakan naskah yang secara sengaja disediakan cuma-cuma demi memenuhi kebutuhan naskah yang sangat tinggi mengingat tingkat pertunjukan drama/teater rohani semakin intens dilakukan.

Karakter:
Orang I
Orang II
Orang III
Orang IV
Orang V
Orang VI
Alkemis
Batsyeba
Magdalena
Pilatus
Barnabas